Tips Kehamilan Terbaik 2022: Cara Mengenali Hipertiroidisme Saat Hamil

Tips Kehamilan Terbaik 2022: Cara Mengenali Hipertiroidisme Saat HamilTips Kehamilan Terbaik 2022: Cara Mengenali Hipertiroidisme Saat Hamil

 

Tanggung jawab seorang ibu dimulai sejak bayi mulai tumbuh dan berkembang di dalam kandungan. Namun, kadang-kadang, tidak peduli seberapa hati-hati atau sehat calon ibu coba untuk lakukan selama kehamilan, hal-hal tak terduga bisa terjadi. Mulai dari memiliki diabetes gestasional, mengalami demam, atau komplikasi lain seperti hipertiroidisme. 

Kemungkinan ini bisa menjadi menakutkan bagi setiap ibu. Bayangkan memikul tanggung jawab untuk seseorang yang bahkan belum lahir, dan rentan terhadap komplikasi. Tapi cobalah untuk tidak resah. Khawatir terlalu banyak juga dapat berdampak pada tubuh dan bayi Anda. Lakukan yang terbaik untuk merawat diri sendiri. Kami harap artikel ini dapat membantu Anda tentang hipertiroidisme dan apa yang dapat Anda lakukan untuk menanganinya.

Tips Kehamilan Terbaik 2022: Cara Mengenali Hipertiroidisme Saat Hamil

Apa itu hipertiroid?

Tips Kehamilan Terbaik 2022: Cara Mengenali Hipertiroidisme Saat Hamil

Sebelum kita membahas mengenai apa itu hipertiroid, mari kita pelajari dulu tentang apa itu tiroid. Tiroid adalah kelenjar yang bertanggung jawab untuk produksi hormon yang mengontrol fungsi penting tubuh. Bagi wanita hamil, sangat penting untuk memiliki tiroid yang sehat karena dapat memengaruhi perkembangan otak dan sistem saraf bayi.

Jika sudah jelas, mari kita pergi ke hipertiroidisme atau hipertiroid. Kondisi ini terjadi ketika produksi hormon tiroid berlebih. Sederhananya, hipertiroidi adalah tiroid yang terlalu aktif. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh gangguan autoimun yang dinamakan Grave's disease.

Hipertiroid vs. Hipotiroid

Selain hipertiroid, ada juga kondisi yang disebut hipotiroid. Keduanya dapat memengaruhi wanita hamil dan dapat menyebabkan kelahiran prematur, keguguran, atau janin mati dalam kandungan. Itulah mengapa menjadi penting untuk menanganinya sesegera mungkin.

Sebagai pembeda, jika hipertiroid adalah tiroid yang terlalu aktif, hipotiroid merupakan sebaliknya. Kondisi ini ditandai dengan tiroid yang kurang aktif, umumnya disebabkan oleh Hashimoto tiroiditis, gangguan autoimun.

Tanda-tanda dan gejala dari Hipertiroid 

Tips Kehamilan Terbaik 2022: Cara Mengenali Hipertiroidisme Saat Hamil

Bagaimana caranya ibu hamil mengenali kondisi hipertiroid yang terjadi pada dirinya? Ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai:

  • tremor (gemetar hebat)
  • tidak bisa tidur
  • masalah berat badan (penurunan berat badan atau kenaikan berat badan yang rendah selama kehamilan)
  • detak jantung tidak teratur
  • mual parah
  • diare

Simak gejala dan tanda-tanda lainnya di sini.

Efeknya terhadap bayi

Tentu saja, kita tidak ingin memikirkan hal-hal buruk, namun perlu menyadari bagaimana kondisi ini dapat mempengaruhi buah hati yang berharga. Pertama, itu dapat menghambat perkembangan bayi Anda. Pada saat yang sama, hipertiroidisme dapat menyebabkan berat lahir yang rendah. Hal ini juga dapat membuat si kecil mengalami defisit IQ di masa kanak-kanak. Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, kondisi ini menempatkan calon ibu pada risiko kelahiran prematur, keguguran, atau janin mati dalam kandungan.

Hipertiroid Postpartum

Tips Kehamilan Terbaik 2022: Cara Mengenali Hipertiroidisme Saat Hamil

Perlu dicatat bahwa hipertiroid dapat bertahan atau bahkan terjadi untuk pertama kalinya setelah Anda melahirkan. Ibu mungkin masih memiliki tiroid yang terlalu aktif setelah menjalani persalinan. Tepat ketika Anda berpikir bahwa Anda dapat menikmati momen berpelukan dengan bayi dan hanya menikmati tahap hidup yang ini,  hipertiroid postpartum dapat menyerang.

Bagi kebanyakan wanita, ini terjadi empat sampai enam minggu pasca kelahiran. Gejalanya sama—Anda akan merasakan tremor, gangguan tidur, masalah berat badan, jantung berdebar-debar, berkeringat, diare, dan mual. Seringkali kondisi ini dilewatkan.  Beberapa menganggap gejala-gejala ini dikarenakan oleh lelah atau disebabkan oleh hormon yang tidak menentu setelah melahirkan. Tapi hipertiroid postpartum terjadi. Itu ada, dan bisa terjadi pada wanita mana pun.

Mengatasi kondisi ini

Tips Kehamilan Terbaik 2022: Cara Mengenali Hipertiroidisme Saat Hamil

Untuk masalah tiroid, selain melihat riwayat dan gejala medis Anda, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Kemudian, mereka juga memeriksa tremor dan kemungkinan akan memesan tes laboratorium untuk melihat kadar hormon Anda. 

Untuk mengelola hipertiroid, langkah terbaik adalah mengenali gejalanya sejak dini, sehingga tim medis Anda dapat memberi Anda dan bayi perawatan yang tepat. Mendapatkan tes tiroid secara teratur juga akan memungkinkan dokter untuk mengetahui apa yang terjadi dalam tubuh dan memantau kesehatan Anda. Obat-obatan dan rekomendasi untuk diet juga akan Anda dapatkan.

Untuk menjaga tiroid tetap sehat, akan bermanfaat untuk makan makanan kaya yodium; karena tiroid menggunakan yodium untuk menghasilkan hormon. Si kecil juga mengambil yodium dari diet Anda saat hamil. Makanan yang kaya yodium termasuk daging, telur, seafood, susu, unggas, telur, dan garam iodised.

Tanyakan kepada dokter kandungan apakah Anda memerlukan tablet yodium selain vitamin prenatal Anda, karena mengonsumsi yodium berlebihan juga dapat berkontribusi untuk memiliki masalah tiroid.

Konsultasikan dengan dokter Anda

Jika Anda melihat beberapa gejala hipertiroid, orang pertama yang akan Anda datangi adalah dokter. Dialah yang akan menganalisanya lebih jauh, dan jika dokter menemukan alasan untuk khawatir, maka Anda akan dirujuk ke spesialis. Itulah mengapa, penting untuk memiliki hubungan yang baik dan komunikasi terbuka dengan dokter Anda. Jika Anda masih belum memilikinya, berikut adalah daftar dokter kandungan terbaik di Jakarta

Yang Perlu Diingat

Hipertiroid adalah kondisi medis yang dapat mempengaruhi wanita hamil dan mereka yang baru saja melahirkan. Kondisi ini juga disebut tiroid yang terlalu aktif, terjadi ketika produksi hormon tiroid berlebihan. Langkah terbaik adalah mendiagnosis ini sejak dini, karena hipertiroid dapat menyebabkan kelahiran prematur, keguguran, dan janin mati dalam kandungan. Jika Anda mencurigai bahwa Anda memilikinya, bicarakan dengan dokter Anda segera.

 

Original Publisher: theAsianparent Homepage