6 pasar tradisional terbaik di Indonesia yang bisa Anda kunjungi

6 pasar tradisional terbaik di Indonesia yang bisa Anda kunjungi6 pasar tradisional terbaik di Indonesia yang bisa Anda kunjungi

Tak hanya untuk mendapatkan daging dan sayuran paling segar, pasar-pasar tradisional di Indonesia ini juga menjanjikan pengalaman unik berbelanja!

Indonesia adalah produsen besar komoditas seperti beras, ubi, kacang tanah, kakao, kopi, minyak sawit, unggas, daging sapi, daging babi, dan telur. Ketika mengunjungi negara pertanian ini, Anda juga harus tahu harga-harga kebutuhan di Indonesia. Dengan demikian, Anda sudah siap untuk berbelanja di pasar tradisional, di sini Anda harus bisa menawar harga.

Berikut adalah pasar-pasar tradisional di Indonesia dengan pengalaman belanja yang berbeda.

 1. Pasar Terapung Lok Baintan

A post shared by Siti Zubaidah (@zubeth678) on


Turis berduyun-duyun ke sungai di Kalimantan ini untuk melihat aktivitas dagang yang menarik. Anda akan melihat keseruan penjual daging yang dengan jagonya mencacah daging segar di tengah-tengah perahu tradisional mereka. Untuk sebagian besar orang, pasar tradisional ini adalah pusat perdagangan terapung. Jadi selain dari bahan makanan, Anda juga bisa membeli barang-barang tradisional dan souvenir di setiap perahu. Pemandangan indah dan harga belanja Indonesia yang tidak diragukan lagi membuat pasar terapung ini wajib dikunjungi!

Jadwal: Minggu-Sabtu, 06.00 – 09.00

Alamat: Jl. Sungai Martapura, Banjarmasin, Indonesia

Contoh Harga: 1 galon susu murni – Rp 75.000, 12 butir telur – Rp 30.000

 

2. Pasar Badung

A post shared by Siti Zubaidah (@zubeth678) on


Pasar ini dikenal sebagai pasar tradisional terbesar di pulau Bali karena menawarkan berbagai buah segar, makanan laut, perlengkapan dapur, perlengkapan rumah dan banyak lagi. Pasar Badung merupakan titik temu bagi petani, pengecer, dan konsumen, sehingga harganya terjangkau dan bisa ditawar.

Jadwal: 06.00 – 12.00

Alamat: Jl. Sulawesi No. 1, Dangin Puri Kangin, Denpasar

Contoh Harga: 1 kilo beras – Rp 15.000, 1 kilo keju lokal – Rp 90.000

 

3. Pasar Gede Solo

A post shared by Keplek Ilat Kuliner Solo (@ilatsolo) on


Pasar Gede Solo merupakan warisan budaya karena nilai sejarahnya yang kuat. Pasar ini adalah tempat yang menarik untuk dikunjungi. Perpaduan antara arsitektur Eropa, dekorasi Jawa, dan nuansa China yang otentik, karena terletak di daerah Chinatown Solo. Dikenal sebagai pusat kuliner, pasar tradisional ini dicintai oleh penduduk setempat dan turis. Jadi, nikmati belanja di sini dan jangan lupa untuk mencoba makanan tradisional mereka.

Jadwal: Minggu-Sabtu, 12:00

Alamat: Jl. Jend. Urip Sumoharjo, Surakarta, Indonesia

Contoh Harga: 1 kilo tomat – Rp 15.000,  1 buah selada ukuran besar - Rp 15.000

 

4. Pasar Ikan Kedonganan

 
View this post on Instagram

A post shared by Samuele Montruccoli (@samueleljaxon) on


Biasa dikenal sebagai "Pasar Ikan Tradisional Kedonganan" atau bahkan "Pasar Ikan Jimbaran" (meskipun secara lokasi kurang tepat), pasar Ikan Kedonganan adalah pasar tradisional utama di Bali. Di pasar ini, kapal nelayan mengangkut tangkapan segar setiap hari. Anda bisa membeli ikan mahi-mahi, tuna, kakap merah, dan lain-lain. Di bagian selatan terdapat deretan restoran seafood yang bisa Anda coba.

Jadwal: 06.00 – 18.00

Alamat: Jl. Pantai Kedonganan, Kedonganan

Contoh Harga: Harga ikan mulai dari Rp 30.000 per kg. Harga bisa lebih mahal untuk jenis ikan tertentu terutama yang jarang didapat.

 

5. Pasar Candi Kuning

A post shared by Du Juan (@iam_dujuan) on


Penduduk setempat menyebutnya “Pasar Merta Sari Candi Kuning” atau “Pasar Bedugul”. Mereka dikenal karena banyak menjual buah dan bunga tropis segar. Tidak hanya manggis, pisang, tamarillos, jeruk, dan stroberi untuk dijual, tetapi juga souvenir berbentuk buah asli!

Jadwal: 08:00 - 20:00

Alamat: Jl. Kebun Raya Bedugul, Candi Kuning, Bedugul, Tabanan

Contoh Harga: 1 kg buah stroberi sekitar Rp 60.000

 

6. Pasar Malam Sindu Bali

A post shared by Eric Piefer (@ercnl) on


Jika Anda mencari pasar tradisional yang menawarkan produk segar, makanan laut, rempah-rempah, dan bunga sebelum matahari terbit, pasar ini bisa menjadi pilihan. Lokasinya sangat strategis dan mudah ditemukan, karena terletak di sebelah utara ujung jalan Danau Tamblingan di Sanur. Di sore hari, tempat ini berubah menjadi pasar makanan. Sekitar 150 tenda dengan keramik putihnya yang mulai dibuka pukul 6 sore dengan jajanan lokal.

Jadwal: 07:00 – 23.00

Alamat: Jl. Danau Tamblingan, Sanur, Bali

Contoh Harga: 10 tusuk sate dengan nasi hangat sekitar Rp 30.000

 

Bersiaplah untuk menemukan kalap berbelanja dan wisata kuliner di pasar tradisional Indonesia.

 

Disadur dari artikel Criselle Nunag di Nonilo.