10 langkah mudah membereskan cucian baju yang menumpuk

10 langkah mudah membereskan cucian baju yang menumpuk

Laundry 101

Jika Anda sedang mencari cara mencuci baju, maka Anda telah datang ke tempat yang tepat. Mencuci baju mungkin tampak seperti tugas yang menakutkan, berhadapan dengan semua kain, deterjen, mesin, dan barang lainnya.

Bahkan jika Anda merasa bakal mengacaukan semuanya, berikut adalah 10 langkah dasar cara mencuci baju yang menumpuk, mungkin ini bisa membantu Anda.

Mencuci baju yang menumpuk dengan 10 langkah mudah ini

1. Baca label cucian

mencuci baju

Cara termudah yang pertama adalah membaca label perawatan di semua pakaian Anda. Di sana terdapat keterangan apakah pakaian itu bisa dicuci dengan mesin atau tidak.

Bahkan, label akan memberi tahu bagaimana cara terbaik untuk merawat pakaian Anda. Jika tidak ingin pakaian menjadi rusak, Anda perlu menyisihkan pakaian yang berlabel "cuci terpisah", "cuci tangan" dan "hanya keringkan".

2. Urutkan berdasarkan warna

Ya, Anda perlu memilah mana pakaian berwarna terang dan gelap di tumpukan cucian. Pakaian berwarna terang termasuk putih, pastel, abu-abu terang dan bergambar dengan latar belakang putih.

Pakaian berwarna gelap seperti hitam, merah, biru tua, coklat, abu-abu gelap atau warna gelap lainnya. Selain itu pakaian yang berisiko lari di pencucian juga harus dicuci secara terpisah. Anda juga perlu menyisihkan pakaian yang bernoda, atau perlu disikat.

3. Sortir menurut jenis kain

Anda juga perlu memisahkan handuk dan seprai dari pakaian di tumpukan putih. Kecuali jika Anda ingin banyak serat di pakaian Anda. Demikian juga, untuk tumpukan warna gelap, Anda harus memisahkan kaus dan jins dari pakaian yang lebih ringan seperti blus dan kemeja.

Hal ini agar Anda dapat menggunakan suhu air yang tepat jika mesin cuci memiliki fungsi ini, selain itu menyortir jenis kain juga untuk mengoptimalkan siklus pengeringan.

Namun, jika Anda terburu-buru dan mesin cuci bahkan hampir penuh, Anda masih bisa mencucinya bersama.

Pastikan untuk menggunakan siklus yang tepat untuk pakaian yang paling halus dan untuk memisahkan putih dan gelap.

4. Pilih deterjen yang tepat

Anda bisa menggunakan deterjen apa pun, kecuali untuk mencuci bahan halus membutuhkan deterjen yang lebih ringan.

Jangan lupa selalu baca petunjuknya untuk menjelaskan berapa banyak deterjen yang dibutuhkan untuk ukuran beban mencuci Anda saat ini.

Untuk pakaian bernoda, semprotkan beberapa larutan sesegera mungkin agar noda tidak meresap. Anda juga dapat menggunakan penghilang noda, atau mengoleskan sedikit deterjen ke area tersebut sebelum mencucinya.

Tips: Selalu tambahkan deterjen ke dalam drum atau dispenser dengan air, agar tidak ada ampas kotoran pada pakaian Anda.

5. Atur suhu dan siklus air

mencuci baju

Bagaimana cara mencuci baju yang menumpuk, terutama mengetahui suhu yang tepat?

Hanya celana dalam katun dan seprai yang membutuhkan air panas bersuhu tinggi untuk menghilangkan minyak tubuh.

Handuk juga harus dicuci menggunakan suhu yang tertinggi. Namun untuk membilas harus selalu gunakan air dingin.

Siklus paling umum yang akan Anda gunakan setiap hari adalah siklus "normal". Namun, Anda mungkin juga memiliki pengaturan sendiri, serta pengaturan "delicate" untuk pakaian tertentu. Juga siklus "heavy duty" untuk jeans dan handuk.

6. Final Check

Lakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan bahwa cucian disortir dengan benar. Satu pakaian nyasar juga bisa merusak yang lainnya, dan Anda pasti tidak menginginkannya!

Pastikan semua kantong baju dan celana telah kosong, tidak ada kartu nama, uang tunai, koin, tisu, atau potongan kertas lainnya. Kita semua tahu apa akibatnya jika benda-benda tersebut ikut tercuci.

Lepaskan semua aksesori seperti pin, ikat pinggang, dan perhiasan. Pastikan tidak ada kait yang hilang yang bisa menarik pakaian lain.

7. Masukan cucian ke mesin cuci

Masukkan pakaian satu per satu ke mesin cuci untuk memastikan Anda bisa melonggarkannya di mesin.

Jangan pernah membebani dan menjejalkan terlalu banyak pakaian ke dalam mesin cuci. Berikan ruang untuk pakaian agar bisa bergerak di dalam air.

Kiat lainnya terutama agar pakaian tidak pudar adalah membalikkannya. Anda juga dapat menggunakan kelambu cucian untuk melindungi lapisan kain.

8. Mengeluarkan cucian dari mesin cuci

Untuk mencegah timbulnya keriput dan jamur, segera angkat cucian basah setelah mesin cuci berhenti. Jemur cucian Anda hingga kering atau masukkan juga ke dalam pengering.

9. Masukkan ke mesin pengering

Keringkan semua bahan yang lebih ringan, dan pisahkan dengan kain yang lebih berat. Lihat label dan pilih suhu yang tepat untuk masing-masing cucian. Hal ini untuk mencegah pakaian Anda menyusut dan rusak.

Meskipun pengering bisa memudahkan, namun gunakan hanya jika diperlukan. Menggantung cucian Anda hingga kering bisa menghemat energi. Hal ini juga mengurangi risiko merusak pakaian Anda dan jauh lebih hemat biaya.

10. Lipat, gantung, dan simpan cucian Anda

mencuci baju

Jangan meninggalkan pakaian Anda di pengering karena akan menimbulkan banyak kerutan. Saat mengeluarkan cucian kering, ratakan lalu lipat atau gantung sebelum menyimpan semuanya dengan rapi.

Kesalahan mungkin masih bisa terjadi, tetapi jika Anda mengikuti langkah-langkah sederhana tentang cara mencuci baju ini, Anda bisa membuatnya jauh lebih mudah.

 

Disadur dari artikel Rosanna Chio di Nonilo