Makan di berbagai negara di Asia? Ikuti 11 etika di meja makan ini!

Makan di berbagai negara di Asia? Ikuti 11 etika di meja makan ini!Makan di berbagai negara di Asia? Ikuti 11 etika di meja makan ini!

Ikuti etika makan Asia berikut ini di pengalaman bersantap Anda berikutnya untuk menghormati tuan rumah, jangan sampai dicap tidak sopan!

Jika Anda dibesarkan di lingkungan keluarga yang cukup kebarat-baratan seperti saya, etika makan Asia mungkin tidak terlalu berlaku. Hanya saja ketika saya mengunjungi rumah teman dan turut bersantap makanan di sana, saya menyadari banyak kecerobohan terkait etika makan yang saya lakukan. Ups!

Tetapi ada beberapa aturan atau etika makan Asia yang universal dan biasanya diikuti secara ketat, bahkan di lingkungan yang menganut budaya barat seperti saya. Karena rasa hormat tentunya.

Apakah hal ini Anda kaitkan dengan tradisi atau hanya sebagai kesantunan biasa, sebaiknya Anda mengetahui aturan-aturan ini ketika makan di rumah atau restoran di berbagai negara di Asia.

Hal ini penting terutama ketika Anda menemui calon mertua untuk pertama kalinya.

11 etika makan Asia yang harus Anda ikuti

1. Jangan pernah menusukkan sumpit dalam posisi tegak pada makanan

Ini merupakan aturan penting etika makan Asia yang harus selalu diingat ketika Anda makan menggunakan sumpit. Baik itu masakan Cina, Jepang, atau Korea. Kesalahan terbesar yang dapat Anda lakukan adalah menempelkan sumpit dalam posisi tegak pada nasi atau mie. Dalam berbagai kepercayaan Asia melakukan hal itu merupakan suatu bentuk ketidakhormatan. Orang Asia biasa melakukan hal ini untuk menunjukkan bahwa mereka menawarkan makanan mereka kepada orang mati di altar doa. Jadi pastikan jangan pernah melakukan hal ini!

2. No double dipping!

Ada alasan mengapa disediakan sendok atau garpu atau sumpit yang menyertai setiap hidangan yang ada di atas meja. Double dipping (mengambil porsi dari piring hidangan bersama dengan peralatan makan sendiri dua kali) dan berbagi peralatan makan benar-benar tidak disukai. Cobalah untuk menghindari menggunakan peralatan sendiri ke dalam hidangan yang disajikan untuk bersama.

etika makan Asia no double dipping

Foto: Unsplash

3. Memutar Lazy Susan (baki berputar) saat ada orang lain yang sedang mengambil makanan

Anda mungkin tahu kalau memutar Lazy Susan ketika orang lain sedang mengambil makanan itu tidak sopan. Perilaku ini juga lebih tidak terpuji lagi jika dilakukan ketika bersantap dengan orang Asia karena mereka harus mengembalikan peralatan sajinya setelah mengambil makanan. Bahkan menyentuh bakinya pun sebaiknya dihindari ketika ada orang lain yang sedang mengambil makanan.

4. Ambil saja dan pergi

Ketika Anda memakan hidangan bersama, termasuk ketika sedang mengantri di buffet, jangan terlalu lama memilih-milih makanan, apalagi sampai ‘mengorek-orek’ hidangan untuk mendapatkan makanan tertentu yang Anda inginkan. Ambil saja dan maju dalam antrian.

5. Pastikan Anda menggunakan sumpit dengan panjang yang sama

etika makan Asia sumpit

Foto: Pexels

Dalam adat China, sumpit harus sama panjangnya. Sumpit panjang yang tidak rata memiliki referensi kematian dan peti mati. Jadi jika Anda keluar makan di restoran China, kemudian Anda diberi tugas untuk membagikan sumpit, pastikan sumpit yang Anda bagikan adalah sumpit dengan pasangan sumpit yang sama panjangnya.

6. .. Anda juga harus menggunakan sumpit dengan tata krama

Sumpit adalah alat makan klasik Asia yang harus dipergunakan dengan tata krama. Jangan pernah pergunakan sumpit untuk menunjuk pada seseorang, menusuk makanan, menusuk gigi, atau menggigiti ujungnya. Semua itu dianggap tidak sopan.

7. Cangkir teh ekstra

Jika Anda pernah makan di restoran yang menyajikan teh seperti di Hong Kong, China, Singapura, atau Malaysia, Anda akan menemukan pelayan restoran yang meletakkan cangkir teh tambahan di atas meja. Sudah menjadi kebiasaan dalam budaya atau etika makan Asia untuk menyediakan cangkir teh ekstra bilamana ada tamu yang datang tiba-tiba.

etika makan Asia cangkir teh ekstra

Foto: Unsplash

8. Makan dengan tangan

Jika Anda berkesempatan makan bersama tanpa menggunakan alat makan atau menggunakan tangan langsung, jangan pernah menyentuh makanan dengan tangan kiri. Dalam etika makan Melayu, tangan kiri digunakan untuk keperluan kamar mandi dan dianggap tidak higienis.

9. Makan dengan daun pisang

Jika Anda menikmati makan nasi yang dibungkus dengan daun pisang di rumah atau restoran di India, lipat daun pisang dari atas ke bawah untuk menunjukkan bahwa Anda puas dengan hidangan yang disajikan.

10. Waktu membayar

etika makan Asia membayar

Foto: Shutterstock

Setiap daerah di Asia memiliki kebiasaan yang berbeda ketika harus membayar. Di Jepang, Anda harus membiarkan tuan rumah atau orang dengan peringkat tertinggi di meja tersebut yang membayar makanan. Namun jika Anda membayar, jangan pernah menyerahkan uang tunai ke kasir secara langsung. Letakkan pada nampan kecil yang diberikan. Dalam kebiasaan Cina (Singapura dan Malaysia) adalah lumrah jika melihat orang  berebut untuk membayar. Terkadang ini merupakan sebuah basa-basi yang diperlukan bahwa setidaknya Anda menawarkan untuk membayar tagihannya.

11. Menyisakan sedikit makanan

Kebanyakan etika makan Asia (kecuali Jepang), menyisakan sedikit makanan adalah suatu hal yang lumrah. Meski banyak orang Asia yang modern tidak mengikuti kebiasaan ini, namun orang-orang yang lebih tua masih melakukan kebiasaan ini. Bagian terakhir dari hidangan yang tersaji selalu dibiarkan tersisa. Tapi kini, karena banyak beredar berita tentang kelaparan dan pemborosan makanan di negara tertentu, kebiasaan ini mulai ditinggalkan.

 

Apakah Anda mengetahui berbagai etika makan di negara-negara Asia lainnya? Bagikan dengan kami di kolom komentar!

 

Disadur dari artikel Sarah Voon di Nonilo.

img
Penulis

Sarah Voon