Kenapa Sih Orang-orang Melemparkan Keju Pada Bayi Mereka? ‘Cheese Challenge’ Sedang Viral

Kenapa Sih Orang-orang Melemparkan Keju Pada Bayi Mereka? ‘Cheese Challenge’ Sedang Viral

Menurut Anda ini lucu atau kejam terhadap anak?

Ada-ada saja kelakuan warganet, tak hanya di negara berflower, di negara adidaya seperti Amerika Serikat pun mereka selalu saja mencari-cari challenge konyol. Seolah tak ada hal lain yang bisa dilakukan. Yang sedang viral saat ini, cheese challenge, yaitu melemparkan keju (biasanya berupa sliced cheese seperti Kraft Singles) ke wajah anaknya, dengan target keju tersebut akan menempel di wajahnya karena lengket.

Awal mula Cheese challenge

cheese challenge
Tantangan ini pertama kali diprakarsai oleh pengguna twitter Yungholmes VE yang ironisnya kini telah menghapus cuitannya tersebut. Ia mengunggah video reaksi bayi yang adalah adiknya ketika ia melempar keju ke wajahnya. Video ini dilihat 8 juta dan langsung diikuti oleh warganet lain. Tantangan ini pun langsung viral. Berbagai reaksi diperlihatkan para bayi dan anak kecil tersebut: tertawa, kaget, ada juga yang menangis.

Pro kontra Cheese challenge

 
View this post on Instagram
  A post shared by Sebastian rdz (@igsebastian_rodriguez) on

 
View this post on Instagram
  A post shared by Gibran Alexis Avila Manjarrez (@gial1501) on

Memang tantangan ini tidak seberbahaya dan sekonyol tantangan-tantangan sebelumnya seperti Tide Pod challenge, Bird box challenge, Momo challenge atau bahkan ice bucket challenge (yang tujuannya baik, untuk menggalang dana terhadap penyakit ALS, namun caranya banyak dikecam orang karena diguyur air es bisa membahayakan). Untuk tantangan melempar keju ini, banyak yang terhibur dengan reaksi si anak setelah dilempar keju.

Tapi ada juga yang sebagian pihak yang mengecam tantangan ini karena merasa sama sekali tidak lucu dan abusive terhadap anak. Seorang warganet mengatakan, “Bayi adalah makhluk tanpa daya yang tidak bisa melindungi dirinya sendiri ketika ia dilempari keju ke arahnya.” Banyak warganet yang mengatakan para orang tua yang melakukan ini adalah para orang tua yang bodoh, mengorbankan anaknya hanya karena ingin ikut-ikutan viral di media sosial.

Namun ada juga yang mengatakan hal ini untuk lucu-lucuan saja dan pembelaan mereka adalah para bayi pun tertawa kok dan pada akhirnya memakan kejunya.

Bagaimana menurut Anda, lucu atau kejam?

 

Sumber: New York Post

Baca juga:

Ngidam Makan Sabun, Perempuan Ini Malah Bikin Review Sabun untuk Dicicipi

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram Nonilo Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!